LOGO

This is a free blogger layout from Www.BestTheme.Net blogger site. Feel free to edit and apply for your template.

Detail
On Minggu, 31 Oktober 2010 0 komentar

mah.... bagi ku kau segalanya..
kau relakan hidup mu untuk merawat ku
kesabaran mu menghadapi ku,
ketegaran mu menerima kekurangan ku
itu yang aku hargai dari hadir mu mah.
doa doa mu, menuntun ku kejalan yang kau mau,
sampai sekarang disaat aku sudah beranjak dewasa,
kau selalu ada disamping ku.

Mah, sekarang aku juga berjanji
merelakan sisa hidup ku untuk merawat mamah, menjaga mu mah,
sama seperti dulu kau menyayangi ku,

saat aku kekurangan kau memberi
saat aku tertekan kau berdoa
saat aku sakit kau yang ada disini.
dan semua itu tak'n pernah ku lupakan...

aku hidup sampai saat ini hanya untuk mu mama.
ayie

On 0 komentar

Sulitnya hidup mandiri...
Bukan berarti aku ngeluh. Aku cuma pengin berbagi cerita ttg kehidupan di perantauan. Sejak lahir sampe SMA aku tinggal di Klaten, tentunya dg ortu dan keluargaku. Dari kecil memang aku diajarkan untuk bisa mandiri.Dalamhal ini,mandiri berarti aku harus bisa membantu kerjaan ortu di rumah, dan bukan merepotkan mreka. Tapi, dg adanya mereka di dekatku, tentunya aku masih bisa sedikit 'bermanja' pada mereka.
Trus...sejak lulus SMA, makna hidup mandiri bagiku sedikit banyak berubah. Yaa, tiba2 aku diberi nikmat olehNYA untuk belajar nun jauh dari kampung halamanku. Sebulan tinggal di Bogor, aku memutuskanutk pulang bentar, krn bukan main kangennya sm keluargaku di Klaten. Seiring berjalannya waktu, aku mulai bisa menekan keinginanku utk pulang. Krn aku harus belajar di Bogor.
Hidup mandiri di Bogor sbg mahasiswa, kurasakan sbg sesuatu yg besar. Karena aku hrs bisa manage uang, manage waktu, dll, sendiri, tanpa pantauan langsung dari ortu. So, aku hrs belajar lebih bertanggung jawab.
Uang..salah satu hal yang hrs bener2 aku atur spy cukup utk kebutuhanku. Ya, walaupun ortu pasti akan nambahin kalo emang aku butuh lebih. Tapi aku berusaha sehemat mungkin. Susah ya berhemat di kota besar? Tapi yaa aku masih tetep tenang, krn ortu slalu ngirim uang tepat waktu. Aku msh mengandalkan ortu.
Namun saat ini... mungkin gengsi dan egoku lumayan tinggi, jdnya aku nggak pgn minta uang ke ortu lagi. Aku pengin hidup mandiri dalam artian nisa cari uang sendiri. Alhamdulilah gak lama setelah lulus kuliah, aku dapat kerjaan. Walaupun gajinya blm seberapa, tp aku bersyukur sudah bisa 'lepas' dari ortu soal finansial.
Capeknya bekerja, membuatku lebih sadar, betapa beratnya orang tuaku bekerja utk menghidupi seluruh keluarga. Padahal sekarang aku bekerja, uangnya hanya untukku sendiri. Ya,aku emang blm bisa menyisihkan sebagian uangku utk kuberikan ph ortu. Tapi aku yakin, suatu saat aku pasti bisa. Yaa walaupun aku tak akan pernah bisa melunasi seluruh jasa dan pengorbanan ortuku padaku.
Cuma sekedar mengingatkan kembali kpd teman2 dan aku sendiri, cintailah orang tua kita. Jangan terlalu merepotkan mereka. Mereka membiayai kita utk kesuksesan kita, bukan utk hura-hura semata. Ingatlah perjuangan dan pengorbanan orang tua kita utk mendapatkan uang agar kita dapat sekolah setinggi2nya dan utk memenuhi kebutuhan kita. Pikirkan setiap rupiah yang kita keluarkan, apakah memang benar2 bermanfaat bagi kita.
Seorang bijak mengatakan:
"Bukan seorang pemuda yang baik yg mengatakan 'Inilah bapakku'. Tapi pemuda yang baik adalah yang mengatakan 'inilah aku' " (Tapi jgn diartikan sbg sombong ya...)
Wallahu 'alam bishawab

On 0 komentar



lagu yang begitu menyentuh

On 0 komentar

http://www.youtube.com/watch?v=ELgC4aNU_os

Lagu yang sangat menyentuh....

On Kamis, 28 Oktober 2010 2 komentar

Hari ini tepat 2 tahun  kejadian pahit itu terjadi,,, dimana dirinya pergi meninggalkan aku tuk selamanya, meninggalkan kami semua.. semua terjadi atas kecerobohan ku, atas kelalaian ku, atas kebodohan ku,,, jika saja saat itu ak ada tidak memaksanya tuk menemui ku, mngkin semuanya tak akan terjadi... sampai saat ini aku masih merasa bersalah, penyesalan begitu besar. sampai saat ini aku belum bisa menebus semua kesalah ku.. maafkan aku syg, maafkan aku semua,


jika mengingat semua kbaikan yang pernah kau berikan kepada ku, mungkin lautan dan pegunungan di bumi ini tidak membayar semuanya, semua cinta yang telah dia beri untuk ku tak sempat aku balas,

jika boleh aku memilih, lebih baik aku yang diambil, tapi jangan bawa pergi dia....


sampai saat ini sara sayang ku kepada nya masih begitu besar,

On Rabu, 27 Oktober 2010 0 komentar

Masih dengan semangat optimise, dalam rangka memeringati hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2010 besok, Indonesia Optimis hadir kembali mengajak Anda semua generasi muda, kelompok, komunitas yang peduli Indonesia, untuk berpartisipasi dalam rangkaian acara Kongres Digital 2010 yang selanjutnya akan didokumentasikan dalam tagar #kongresdigital di www.indonesiaoptimis.org. Aktivasi digital ini akan berlangsung di social media via twitter melalui timeline @id_optimis dan akun facebook Indonesia Optimis serta fanpage facebook: Id Optimis

Tujuan #kongresdigital
  1. Mengajak generasi muda untuk tidak hanya menyuarakan persoalan yang terjadi di sekelilingnya, terlebih lagi di Indonesia, tapi juga mengajak mereka untuk berpikir kritis akan solusi yang do-able sebagai aksi nyata peduli terhadap persoalan bangsa
  2. Mengajak generasi muda untuk melakukan perenungan pribadi sebagai generasi muda Indonesia agar memanfaatkan potensi yang ada untuk melakukan sesuatu yang nyata dan bermanfaat bagi sekitarnya, bahkan dalam lingkup yang lebih luas lagi untuk bangsa.
  3. Mengajak generasi muda untuk meredefinisi ulang makna sumpah pemuda yang kontekstual dan kaitannya dengan hal-hal yang lebih real dan kekinian
  4. Menantang generasi muda untuk mengumandangkan komitmen pribadinya dalam mereduksi persoalan bangsa melalui sumpah pada tanggal 28 Oktober 2010.

Rangkaian acara #kongresdigital
a. 27 Oktober 2010
Diskusi interaktif via social media dengan mem-follow akun @ID_Optimis atau Facebook Indonesia Optimis atau fanpage ID Optimis. Di tahap ini Indonesia optimis mengajak follower di twitter untuk mengemukakan pendapatnya mengenai persoalan bangsa dengan melempar pertanyaan pemicu: Apa masalah di Indonesia yang paling mengganggumu? #kongresdigital

b.28 Oktober 2010
Hari ke 2 #kongresdigital pertanyaan pemicu akan berlanjut untuk mengajak follower yang sudah berpartisipasi kemarin, untuk mengemukakan solusi pribadi nyata dan do-able atas permasalahan yang sudah mereka utarakan di #kongresdigital hari pertama.
Uniknya, solusi pribadi tersebut kami buat tantangan bagi follower untuk melakukan #sumpah 140 karakter.
Misalnya: Saya benci banjir, saya ber #sumpah untuk tidak membuang sampah sembarangan mulai sekarang #kongresdigital

Di tengah diskusi, kami juga memberikan gimmick kepada 10 follower dengan sumpah terpilih (nyata, sederhana dan do-able) sebuah kaos bersablon sumpah mereka dengan logo Indonesia Optimis.

Selain itu, kami juga mengajak follower untuk check in bersama melalui aplikasi Foursquare, mengenai venue nya masih dalam diskusi. Kami akan kabarkan melalui twitter dan facebook.

Massa adalah penentu sejarah, ‘the makers of history’!
(Kutipan Pidato Bung Karno di Semarang, 29 Juli 1956)

Mari bergerak, bersuara, berkarya sesederhana apapun untuk Indonesia!
Salam Optimis

On 0 komentar

Lest Pray for Indonesia ku, indonesia kita semua... mari menundukkan kepala sejenak, kita buka hati kita, doakan mereka yg terkena musibah (Gunung Meletus, tsunami, banjir) Merapi, Mesior, Mentawai.. mari kita bantu mereka, saudara-saudara kita...





*Selamat jalan buat Mbah MAridjan, jasamu sungguh mulia, kau pahlawan bangsa ini,, kau kerahkan hidup mu untuk negara ini, semoga ALLAH SWT Menerima Semua Amal Kebaikan Mu wahai Pahlawan... Selamat jalan Mbah