LOGO

This is a free blogger layout from Www.BestTheme.Net blogger site. Feel free to edit and apply for your template.

Detail
On Minggu, 31 Oktober 2010 0 komentar

Sulitnya hidup mandiri...
Bukan berarti aku ngeluh. Aku cuma pengin berbagi cerita ttg kehidupan di perantauan. Sejak lahir sampe SMA aku tinggal di Klaten, tentunya dg ortu dan keluargaku. Dari kecil memang aku diajarkan untuk bisa mandiri.Dalamhal ini,mandiri berarti aku harus bisa membantu kerjaan ortu di rumah, dan bukan merepotkan mreka. Tapi, dg adanya mereka di dekatku, tentunya aku masih bisa sedikit 'bermanja' pada mereka.
Trus...sejak lulus SMA, makna hidup mandiri bagiku sedikit banyak berubah. Yaa, tiba2 aku diberi nikmat olehNYA untuk belajar nun jauh dari kampung halamanku. Sebulan tinggal di Bogor, aku memutuskanutk pulang bentar, krn bukan main kangennya sm keluargaku di Klaten. Seiring berjalannya waktu, aku mulai bisa menekan keinginanku utk pulang. Krn aku harus belajar di Bogor.
Hidup mandiri di Bogor sbg mahasiswa, kurasakan sbg sesuatu yg besar. Karena aku hrs bisa manage uang, manage waktu, dll, sendiri, tanpa pantauan langsung dari ortu. So, aku hrs belajar lebih bertanggung jawab.
Uang..salah satu hal yang hrs bener2 aku atur spy cukup utk kebutuhanku. Ya, walaupun ortu pasti akan nambahin kalo emang aku butuh lebih. Tapi aku berusaha sehemat mungkin. Susah ya berhemat di kota besar? Tapi yaa aku masih tetep tenang, krn ortu slalu ngirim uang tepat waktu. Aku msh mengandalkan ortu.
Namun saat ini... mungkin gengsi dan egoku lumayan tinggi, jdnya aku nggak pgn minta uang ke ortu lagi. Aku pengin hidup mandiri dalam artian nisa cari uang sendiri. Alhamdulilah gak lama setelah lulus kuliah, aku dapat kerjaan. Walaupun gajinya blm seberapa, tp aku bersyukur sudah bisa 'lepas' dari ortu soal finansial.
Capeknya bekerja, membuatku lebih sadar, betapa beratnya orang tuaku bekerja utk menghidupi seluruh keluarga. Padahal sekarang aku bekerja, uangnya hanya untukku sendiri. Ya,aku emang blm bisa menyisihkan sebagian uangku utk kuberikan ph ortu. Tapi aku yakin, suatu saat aku pasti bisa. Yaa walaupun aku tak akan pernah bisa melunasi seluruh jasa dan pengorbanan ortuku padaku.
Cuma sekedar mengingatkan kembali kpd teman2 dan aku sendiri, cintailah orang tua kita. Jangan terlalu merepotkan mereka. Mereka membiayai kita utk kesuksesan kita, bukan utk hura-hura semata. Ingatlah perjuangan dan pengorbanan orang tua kita utk mendapatkan uang agar kita dapat sekolah setinggi2nya dan utk memenuhi kebutuhan kita. Pikirkan setiap rupiah yang kita keluarkan, apakah memang benar2 bermanfaat bagi kita.
Seorang bijak mengatakan:
"Bukan seorang pemuda yang baik yg mengatakan 'Inilah bapakku'. Tapi pemuda yang baik adalah yang mengatakan 'inilah aku' " (Tapi jgn diartikan sbg sombong ya...)
Wallahu 'alam bishawab

0 komentar:

Posting Komentar