Beberapa orang mengatakan bahwa Internet adalah teknologi paling penting sejak penemuan dan revolusi komputer-komputer pribadi (PC-Personal Computer) pada tahun 1980-an. Teknologi ini menawarkan perkembangan baru pada dunia perdagangan, tidak hanya dalam arti perluasan investasi computer-komputer yang ada menjadi LAN (Local Area Network) dan juga computer-komputer pribadi (PC), tapi juga suatu cara baru yang lebih menarik untuk menggunakan Web sebagai basis untuk aplikasi bisnis yang lebih luas.
E-Commerce atau bisa disebut Perdagangan elektronik atau e-dagang adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.
Saat awal ditemukannya jaringan komputer, kebanyakan perusahaan bisnis skala besar di sluruh dunia, terutama di Amerika Serikat, menggunakan suatu bagian tertentu dari perdagangan elektronik (Electronic Commerce) untuk mengendalikan transaksi antarbisnis. EDI (Electronic Data Interchange), yang memungkinkan pertukaran dokumen antarbagian dalam suatu perusahaan dengan bentuk yang terstandarisasi di jaringan pribadi, telah dimulai sekitar tahun 1960-an di Amerika Serikat. Kemudian, aplikasi-aplikasi perbankan bersekala besar telah lama menggunakan sistem EFT (Electronic Fund Transfer), yang merupakan metode pentransferan dana secara elekctonik. Saat ini dengan semakin maraknya penggunaan Internet, perdagangan secara elektronik (e-Commerce) dilakukan oleh bisnis-bisnis dengan berbagai ukuran.
E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis. Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
 |
|
E-Commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini. Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, Dengan Semakin matangnya teknologi Internet dan Web, teknologi-teknologi ini meningkatkan kemampuan dan kecanggihan organisasi/perusahaan dalam hal kumonikasi bisnis dan kemampuan berbagi informasi. Internet secara dramatis telah mengubah cara bagaimana sebuah perusahaan mengendalikan bisnis mereka. Dengan semakin meluasnya pengaruh dan dampak internet, dan semakin banyak perusahaan menggunakan internet, kemungkinan untuk mengendalikan perdagangan antarbisnis in internet semakin bertambah, dan semakin menjadi bagian utama dari perdagangan barang dan jasa lainnya.
Kembali pada perdagangan elektronik (e-Commerce). Secara garis besar, didefinisikan sebagai cara untuk menjual dan membeli barang dan jasa lewat jaringan internet, tetapi hal ini tentu saja mencakup berbagai aspek. Sejak awal, perdagangan elektronik mencakup transaksi pembelian serta transfer dana via jaringan computer. Saat ini, perdagangan elektronik telah berkembang sehingga memungkinkan terjadinya perdagangan dan penjualan komoditas-komoditas baru yang dulu tidak terbayangkan, seperti misalnya informasi-informasi elektronik (perangkat lunak, lagu, film, dan sebagainya).
Pada awalnya perdagangan elektronik dilakukan dalam kerangka transaksi-transaksi bisnis antar perusahaan besar, antar perbangkan, serta antar institusi financial lainnya. Namun, pada perkembangannya, fokus perdagangan elektronik lewat sarana internet bergeser mendekati konsumen-konsumen individual. Saat ini tekanan komunitas bisnis adalah melibatkan individual dalam perdagangan elektronik. Sebagai konsekuensinya, perdagangan elektronik saat ini tidak hanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar saja, namun juga dilakukan oleh individual-individual yang berwawasan tinggi sebagai pelaku bisnis. Pada kenyataannya, saat ini perusahaan mereka akan mendapatkan keuntungan dari semakin rendahnya rendahnya biaya perdagangan lelektronik lewat internet.
Perdagangan elektronik melakukan hal yang mirip dengan perdagangan tradisional, namun memiliki kelebihan-kelebihan tersendiri yang secara langsung dpat bermanfaat untuk meningkatkan pendapa dan keuntungan. Dengan fleksibelitasnya, perdagangan elektronik dapa memangkas biaya-biaya pemasaran dengan kemudahannya dan kecanggihannya dalam menyampaikan informasi tentang barang dan jasa langsung ke konsumen dimana pun mereka berada. Perusahaan-perusahaan yang melakukan kegiatan bisnis dengan elektronik juga dapat memangkas biaya operasional took, sebab mereka tidak perlu memajang barang-barang di toko yang berukuran besar dengan jumlah karyawan yang banyak. Mereka cukup mendigitalisasi informasi tentang barang dan jasa yang dijual dan menaruhnya di server milik perusahaan. Mereka juga tidak perlu mencetak katalog-katalog yang percatakanya membutuhkan biaya tinggi.